Senin, 29 Juni 2015

Side Review: Takhayul

SIDE REVIEW: TAKHAYUL




Hasil gambar untuk takhayul
Takhayul

"Tetapi jauhilah takhayul dan dongeng nenek-nenek tua. Latihlah dirimu beribadah."
 -1 Korintus 4:7-




                      Banyak sekali hal-hal yang berbau mitos yang beredar di tengah-tengah lingkungan kita, seperti angka "4" dan "13" (yang dari pos Renungan Tanggal 29 Juni 2015). Menurut saya, tanggal-tanggal seperti itu tak ada kaitannya dengan segala kesialan, dan hal yang namanya kesialan itu tidak ada, tetapi semuanya sudah direncanakan, baik dari si Iblis atau Tuhan Yesus. Kenapa sih, kita bisa terpengaruh? Kita bisa terpengaruh dari berbagai macam hal, seperti menonton film horor yang bertema kan angka sial, dan juga cerita-cerita seram mengenai angka lantai. Sebenarnya saya juga bingung, dari hanya angka "4" dan "13" bisa sampai pembunuhan misterius dan semacamnya. Iblis bisa saja memakai hal semacam ini untuk membuat kita, anak Tuhan, menjadi ketakutan dan disesatkan oleh karena itu. Makanya, kita tidak boleh percaya dengan hal-hal semacam itu (walaupun kadang-kadang saya juga takut kalau lagi sendirian :D). Jika kita takut, lebih baik jangan memikirkan hal yang mengacu kepada pemikiran hal-hal seperti itu, melainkan menenangkan diri dulu, dan habis itu mengangkat puji-pujian buat Tuhan. 
                  Kita dapat melatih diri kita beribadah dengan cara sering datang ke gereja atau pertemuan-pertemuan ibadah. Karena, dengan menyeringkan diri untuk datang beribadah, itu sama saja memberkati kita dan mengangkat sembah kita kepada Tuhan. Contohnya, anak kecil. Anak kecil yang baru pertama kali datang ke sekolah Minggu, pasti tidak bisa atau sulit untuk mengikuti arahan dari guru sekolah Minggu. Tetapi, jika anak kecil tersebut sudah berminggu-minggu, bahkan sudah bertahun-tahun, sudah sangat terbiasa dan bisa konsentrasi saat beribadah. Dalam beribadah juga, kita perlu konsentrasi, tanpa konsentrasi, kita tidak bisa fokus memuji dan menyembah Tuhan. Dulu saya pernah ikut acara gereja seperti Retreat, dan kami memuji dan menyembah Tuhan dari malam sampai pagi. Apa yang terjadi? Saya sangat mengantuk dan tak bisa mengikuti acara ibadah, bahkan saya hampir jatuh dan menabrak teman saya karena saya tertidur saat menyembah Tuhan (padahal berdiri loh..). Makanya itu, kita perlu fokus saat beribadah, dan kita juga bisa melatih fokus kita saat beribadah. 

Semoga side review ini bisa bermanfaat bagi para pembaca. God Bless!!! :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar