Ketika dilihat oleh orang Israel, betapa besarnya perbuatan yang dilakukan TUHAN terhadap orang Mesir, maka takutlah bangsa itu kepada TUHAN dan mereka percaya kepada TUHAN dan kepada Musa, hamba-Nya itu.
-Keluaran 14:31-
Pistol yang mempunyai peluru yang ditembakkan jika mengenai seseorang bisa menewaskan orang tersebut, atau luka yang sangat parah. Iman yang timbul karena melihat mujizat adalah ibarat seperti menembakkan pistol di atas.
Jika seseorang melihat suatu tanda mujizat, dia akan seperti 'tertembak' peluru iman, yang membuat dia setidak-tidaknya setengah percaya. Tetapi, kepercayaan seperti ini bukanlah iman yang sejati. Contohnya adalah bangsa Israel ketika berada di padang gurun. Walaupun mereka melihat Tuhan berperang, memberi makan, sampai menuntun mereka selama di padang gurun, tetapi iman mereka memudar terus. "Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus." (Roma 10:17). Yuk, kita belajar percaya bukan melihat dari mujizat yang dibuat oleh Tuhan Yesus untuk membantu kita dalam hidup kita, tetapi mendengar dan percaya akan firman Tuhan. Amin!
Doa: Tuhan, ajarkan kami supaya kami bisa percaya tidak hanya karena tindakan-tindakan ajaib dariMu, tapi juga dari pendengaran akan firmanMu, yang mengembangkan karakter kami. Dalam Nama Yesus. Amin.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar