| Menipu |
"Lalu Yakub memberikan roti dan masakan kacang merah itu kepada Esau; ia makan dan minum, lalu berdiri dan pergi. Demikianlah Esau memandang ringan hak kesulungan itu."
-Kejadian 25:34-
Sekarang banyak orang yang sudah mulai melakukan penipuan dalam sosial media sampai nelpon langsung korbannya. Sudah banyak orang yang terkena tipu dengan berbagai modus, mengirim pulsa, uang dari rekening (bahkan bawang :v). Tetapi, yang pengen saya bahas di sini bukan sang penipunya saja, tetapi kenapa para korban dapat tertipu? Yang pasti karena kecakapan si pelaku dalam melakukan aksinya, sampai para korban pun tertipu.
Sama seperti halnya di atas, si Iblis pun suka menipu kita dengan kenikmatan duniawi yang fana dan juga hanya sementara. Tidak hanya orang yang tidak kuat imannya yang jatuh, tetapi juga para pengerja dan aktivis gereja. Kenapa bisa begitu? Sama halnya seperti Esau yang ditipu dengan Yakub, yang sangat pintar memanfaatkan keadaan Esau yang sedang kehausan dan lapar itu. Sama seperti halnya kita, Iblis menggunakan keadaan kita untuk menipu kita, seperti broken home,lupa belajar untuk ulangan, dll. Dan, sebenarnya Iblis tidak memaksa kita untuk melakukan dosa, tetapi kita sendiri yang berniat untuk melakukan dosa tersebut. Seperti layaknya Esau yang menerima makanan tersebut, sama seperti kita yang menerima untuk melakukan dosa tersebut. Nah, makanya, kita harus lebih hati-hati lagi, karena hari kedatangan Tuhan Yesus sudah semakin dekat, dan kita harus tetap kudus dan menanti-nantikan kedatangan-Nya.
Doa: Tuhan, maafkan segala kebodohanku untuk melakukan dosa. Sucikan dan kuduskan hatiku dan pikiranku lagi, supaya aku tetap berkenan di hadapanMu. Lindungi dan kuatkanlah kami dari segala cobaan yang akan menghadang. Dalam nama Yesus. Amin.
-Terima kasih telah membaca renungan di renungankristenanakmuda.blogspot.com! Semoga bermanfaat dan menjadikan kita bertumbuh lebih lagi di dalam Kristus. Amin.-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar