Rabu, 08 Juli 2015

Bermalas-malasan


BERMALAS-MALASAN



Jika kita tidak berlambat-lambat, maka tentulah kami sekarang sudah dua kali pulang." 
-Kejadian 43:10 -

                               Bermalas-malasan memang enak, apalagi kalau tidak ada kejaran deadline dari sekolah, skripsi, ataupun kerjaan. Tapi, jika kita bermalas-malasan, kita sama saja membuang-buang waktu yang ada untuk melakukan hal-hal yang sia-sia. Memang, bermalas-malasan sekali-kali boleh, kalau kita sedang kecapekan ataupun sehabis melakukan pekerjaan berat, dan lain-lain. Tapi, jika kita tetap bermalas-malasan, itu sangat merugikan kita, Tuhan, dan pihak ketiga. Kenapa? Jika kita bermalas-malasan terus, sifat malas kita akan berkembang dan kita akan lebih sulit untuk dimotivasi atau disuruh melakukan sesuatu yang lain. Contoh: membantu orangtua, mengerjakan pr, dan sebagainya. Jika kita membuang-buang waktu dengan bermalas-malasan, kita merugikan Tuhan, karena waktu yang sudah Tuhan berikan itu sangat berharga dan mempunyai sifat yang spesial, yaitu tidak dapat dimundurkan atau diulangi lagi. Dan kita merugikan pihak ketiga, contohnya orangtua, yang sudah memberikan uang sekolah, tetapi kita tidak belajar dengan baik. Itu sama saja tidak menghargai apa yang sudah diberikan oleh orangtua. Itu sangat tidak mencerminkan anak-anak terang bukan? Yok, mulai hari ini kita tidak menambah kemalasan kita, melainkan mumpung Tuhan belum menjemput kita, lebih baik kita menuai jiwa-jiwa di akhir zaman ini. Amin!

Doa: Tuhan, terima kasih Engkau telah memilih dan mempercayai-ku menjadi salah satu anakMu. Doronglah kami supaya kami tidak menuruti keinginan daging kita, melainkan hanya kehendakMu saja yang dilakukan. Amin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar