Sabtu, 04 Juli 2015

Ketinggalan



KETINGGALAN


Ketinggalan....

"Sebab itu, baiklah kita waspada, supaya jangan ada seorang di antara kamu yang dianggap ketinggalan, sekalipun janji akan masuk ke dalam perhentian-Nya masih berlaku." -Ibrani 4:1 -


             Di sebuah desa yang ketinggalan teknologi, ada pembagian handphone gratis untuk semua penduduk di desa tersebut dari kerja sama antara pemerintah dan salah satu perusahaan handphone. Semua orang yang di desa tersebut mendapatkan handphone tersebut, tetapi hanya sedikit yang mengerti cara menggunakannya. Pemerintah dan perusahaan handphone tersebut mengatakan kepada penduduk bahwa mereka akan datang ke lagi ke desa tersebut, tetapi tidak banyak orang yang menghiraukan mereka karena mereka sudah senang mendapatkan handphone tersebut secara gratis. 5 tahun berlalu setelah pembagian handphone gratis di desa tersebut, pemerintah dan perusahaan handphone yang sama datang kembali ke desa tersebut untuk memberikan hadiah smartphone untuk para penduduk yang masih mempunyai handphone tersebut dan masih berfungsi dengan baik. Ternyata, sedikit sekali yang masih memiliki handphone tersebut dan masih berfungsi dengan baik...
           
           Pembagian handphone tersebut bisa diibaratkan menjadi pembagian keselamatan dari Tuhan Yesus untuk kita secara gratis. Semua orang di bumi mendapatkannya secara gratis, walaupun ada yang tidak sadar mereka diberikan hal tersebut. Tetapi, kenapa hanya sedikit dari mereka yang tahu cara menggunakan handphone tersebut? Karena hanya sedikit juga yang tahu apa itu handphone. Begitu juga kita. Kenapa hanya sedikit orang yang tahu tentang keselamatan itu? Ya, karena hanya sedikit yang mengerti apa itu keselamatan dari Yang Maha Kuasa. Banyak orang percaya kepadaNya, tetapi banyak yang tidak peduli jika nanti Tuhan datang, seperti cerita di atas. Setelah mereka mendapatkan handphone dan begitu senang, mereka tidak peduli lagi akan sesuatu. Memang benar, kita harus bersyukur kita diberikan keselamatan itu, tetapi kita juga harus peduli bahwa nanti Tuhan akan datang lagi. Apakah kita sudah siap? Apakah kita sudah hidup kudus? Apakah kita sudah menjadi saksiNya yang setia, yang selalu menjaga iman dan pengharapan kita? Semoga, dari renungan kali ini, kita sadar bahwa sebentar lagi Tuhan akan menjemput kita dan biarlah dari sedikit waktu ini, kita bisa mengkuduskan diri kita lagi dan menyiapkan suatu umat yang layak bagiNya. Amin!

Doa: Tuhan, maafkan aku jika aku masih belum bisa menjaga kekudusan dan imanku sampai hari ini. Tapi, aku mau Tuhan mulai sekarang menjadi saksi-saksiMu yang setia. Amin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar