BERSUNGUT-SUNGUT
Lagi kata Musa: "Jika memang TUHAN yang memberi kamu makan daging pada waktu petang dan makan roti sampai kenyang pada waktu pagi, karena TUHAN telah mendengar sungut-sungutmu yang kamu sungut-sungutkan kepada-Nya--apalah kami ini? Bukan kepada kami sungut-sungutmu itu, tetapi kepada TUHAN.
-Kejadian 16:8-
Seseorang memberikan roti yang banyak kepada orang-orang miskin. Bukannya mereka berterima kasih, mereka malah marah-marah dan ingin meminta yang lebih daripada roti, seperti daging. Orang tersebut mengambil kembali lagi roti-roti yang sudah dia bagikan dan pulang dengan kesal. Akhirnya, orang-orang miskin tersebut tidak mendapatkan makanan apa-apa.
Sama halnya dengan bangsa Israel, yang bersungut-sungut minta makanan. Padahal, mereka bersungut-sungut kepada Musa, tetapi akhirnya siapa yang memberikan makanan kepada mereka? Tuhan! Bukanlah Musa yang marah kepada bangsa tersebut, melainkan Musa khawatir dan takut, jika Tuhan akan menghabisi bangsa Israel. Jika kita bersungut-sungut kepada orangtua kita, atau sahabat kita untuk meminta sesuatu. Sebenarnya kita sedang bersungut-sungut kepada Tuhan. Tuhan yang selalu memberikan kita segala sesuatunya, jadi Tuhan lah yang akan mendengar sungut-sungut kita itu. Mari kita belajar untuk tidak bersungut-sungut lagi dan bersabar di segala kondisi. Amin!
Doa: Tuhan, maafkan aku jika selama ini aku telah bersungut-sungut. Tuhan, ajarkan aku supaya aku bisa bersabar dan selalu bersyukur untuk semua pemberianMu dalam hidupku ini. Amin.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar